• 8

    May

    Hati Ungu

    Siapakah kamu yang menemukan aku Tenggelam di lautan pilu Hampir beku sehingga hatiku ungu Siapakah kamu yang mendengarkan aku Menulis untuk melepas sendu Bernyanyi dengan hati warna ungu Siapakah kamu yang melihat aku Bukan wajahku bukan juga masa lalu ku Tetapi hatiku yang ungu Siapakah kamu yang menatap aku Tersenyum penuh rindu menyembuhkan hatiku yang ungu Siapakah kamu yang berlari bersamaku Mengejar mimpi, menghias hari penuh cerita, haru dan biru Sipakah kamu yang menggenggam tanganku Menyusuri pelangi, melewati lembah, mengalahkan dunia semu Siapakah kamu yang berjalan bersamaku Sampai waktu tak lagi melaju Dan hatiku tak lagi ungu Ada banyak pertanyaan dibenakku Tapi jawabannya hanya satu Siapakah kamu?
    Read More
  • 14

    Aug

    Si Bingung

    Si Bingung telah ada di bagian lain dari Pulau Labirin, keluar dari jalan tanpa nama yang ada dibalik hutan tak berpenghuni. Bersama langkah dan tas tukang pos berisi penunjuk arah dan benda-benda penting miliknya, ia berjalan meninggalkan apa yang telah berlalu dibelakangnya, kini ia harus menyusuri Pantai Sepi yang panjang berpasir putih. Akhir dari Pantai Sepi itu adalah dermaga berkabut sendu yang berhadapan dengan lautan lepas. Jika kamu sungguh-sungguh melihat, bukan hanya dermaga dan lautan yang akan kamu temukan, tetapi harapan. Dermaga berkabut sendu itu adalah tempat orang-orang yang berhasil keluar dari Pulau Labirin dan Pantai Sepi menantikan kapal penyelamat. Ia terus berjalan menyusuri Pantai Sepi yang panjang, mengikuti jejak langkah Si Pengembara yang sudah hampir men
    Read More
  • 8

    Apr

    Asa

    Sore itu aku duduk ditepi musim sambil berbincang dengan asa Bertanya akankah Ia selalu ada diperjalanan menuju masa yang disana Waktu itu aku buta sebelah mata Ketika itu aku tuli sebelah telinga Yang kanan atau yang kiri aku lupa Adakah seorang yang tau pikiran yang terlupakan itu perginya kemana? Aku selalu ingin tau apa yang akan aku temui pada masa yang disana Anganku sering kali berakhir menjadi sebuah kekhawatiran belaka Coba menerka tentang masa yang disana Padahal aku buta sebelah mata Tuli sebelah telinga Merasa tau segala sesuatu, menimbang dengan ukuranku sendiri, dan kecewa Lalu aku bertanya “Kenapa?” Pemikiranku semuanya sia-sia Jerih payahku hanya seperti menjaring angin saja Aku lupa kalau aku buta sebelah mata Tuli sebelah telinga Pikiran dan
    Read More
  • 9

    Oct

    21.7.2012

    Pagi itu ditahun ke-25, aku menanti kejutan dari sahabat ku, di rumah. Detik, menit, jam berlalu…  kemana sahabat ku? Ada hal yang harus aku kerjakan, aku harus segera pergi, tapi bagaimana kalau nanti sahabat ku datang… Mengejar waktu… mengulur waktu -Siapa yang suka berselisih dengan waktu? Aku harus pergi. — Senja, lantai 8, tombol turun, dan waktu yang tidak pernah terlambat. Sebelum mulai bertugas, aku bermaksud turun ke lantai dasar. Membuang waktu, mengisi waktu -Kamu tau mana yang harus kamu pilih. Se-irama dengan detik aku berjalan menuju lift. Langkah dan pandanganku terpaku sejenak oleh jendela yang membingkai pemandangan senja dihari ke-9133 ku. Tatapan ku menerawang jauh, mencoba menemukan ingatan tentang jingga pada tahun-tahun ku ya
    Read More
  • 15

    Dec

    Tak Pernah Sendiri

    Ku tutup mata hindari pagi Tenggelam didalam galau tak pasti Aku hiraukan suara hati Yang ingin berlari, rindukan mentari. Duduk sendiri meresapi sepi Musim berganti dan ku masih disini Namun Kau buka pintu hati ku Dengan sentuhan kasih, aku tak sama lagi. Aku kembali menatap mentari yang berseri Ku tak sendiri, cinta-Mu selalu bersemi Hadir-Mu membawa harapan.Ku yakin, Kau akan s’lalu ada Dan aku kembali tersenyum, menari, dan bernyanyi Karna ku tau, aku tak sendiri Cinta-Mu selalu bersemi Hadir-Mu selalu disini Kasih-Mu selalu dihati… Song by Gaby Lyrics by Monita
    Read More
  • 25

    Aug

    Dorothy & Me

    Read More
  • 17

    Feb

    Apa jadinya angkasa kalau pelangi hanya hitam dan putih? Apa jadinya lautan kalau tidak ada angin yang bertiup? Apa jadinya malam kalau bulan yang penuh menjadi gerhana yang utuh? Apa jadinya mimpi kalau mata tidak pernah tertidur? Apa jadinya sebuah langkah kalau kata hati tidak berbisik? . . . Berdiam sejenak, dan bernafaslah
    Read More
  • 17

    Nov

    bercerita tanpa suara

    Saat ingin bercerita, namun telinga terlalu sibuk untuk mendengar kata-kata seputih kertas Saat ingin bercerita, Bukan tentang kenapa atau harus bagaimana Bukan tentang yang ini benar atau yang itu salah Saat ingin bercerita, Saat ingin mengungkapkan Namun yang mampu berkata hanya mata dan yang bisa mendengar hanya hati
    Read More
  • 11

    Aug

    keajaiban sederhana

    Hidup itu anugrah… Di waktu pagi ketika kita buka mata, kita membuka hadiah yang telah dipersiapkan oleh Sang Pencipta untuk kita di setiap hari. Hari yang baru, nafas yang baru, matahari yang masih bersinar, orang-orang terkasih yang masih bersama kita, dan keajaiban sehari-hari yang lainnya.. Pada hari Rabu 21 Juli 2010 yang lalu, hadiah untuk ku dari-NYA adalah kepercayaan untuk umur yang baru. Sebuah hadiah yang sangat besar dan berharga… penuh petualangan dan tanggung jawab baru. Tetapi aku percaya perjalanan ku kedepan akan penuh dengan keajaiban, karena aku tau DIA; Kekasih Jiwa ku, Sahabat Sejati ku, Tuhan ku yang penuh kasih setia, senantiasa berjalan bersama-sama dengan ku. … Ada yang berubah dan ada yang tidak pernah berubah… Aku merenungkan hal
    Read More
  • 20

    Jul

    musim gugur

    Matahari sudah di penghujung petang, tetapi Bulan terlambat datang Sejak saat itu langit senja tak pernah lagi sama … aku mencari, dia bersembunyi aku berjalan, dia berlari aku menunggu, dia menanti aku pergi menjauh, dia pun sudah tak lagi menanti … menuliskan kisahnya di setiap puisi melukiskan gambarnya melalui lagu menceritakan isi hati dengan nyanyian … berulang-ulang namun tak pernah terbaca amat jelas namun tak pernah disadari sungguh-sungguh namun tak pernah dirasakan … Ungu nya pilu Jingga nya senja Biru nya sendu … Daun kuning ke-emasan yang berjatuhan dimusim gugur, membelai kisah yang kembali tertidur
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post