• 1

    Jul

    hari kamis yang tidak biasa

    Memulai lagi hari yang baru… Ku pikir hari itu akan berjalan seperti biasanya… Sampai tiba waktu sore, Aku janjian untuk pergi olahraga dengan teman ku. Perjalanan menuju tempat tujuan terasa seperti tidak berujung, ditempuh dengan cara berjalan ditempat, seperti biasa namun saat itu lebih dari biasanya. Jakarta yang lagi menyebalkan. Aku dan teman ku terus berkirim pesan dan mengabarkan bahwa telefon genggam ku akan mati, keputusannya kami tetap akan bertemu ditempat olahraga dan saling menunggu, tepat setelah itu sampailah baterai telefon genggam ku di garis akhir (kebiasaan si telefon genggam) …………………………………………………………………&#
    Read More
  • 15

    May

    ruang mimpi masa lalu

    Ruang itu, Seperti sofa tua yang selalu nyaman Seperti selimut halus yang selalu penuh kehangatan Seperti buku harian yang selalu jadi pendengar yang baik Seperti hanya diterangi cahaya lilin namun yang tidak pernah padam Di dalamnya terlalu sempit karena penuh dengan hal-hal manis Di dalamnya waktu seperti berhenti pada saat yang paling merindu, selalu saja senja Namun, Ketika badai datang, ternyata banyak celah tak terlihat yang mempersilahkan angin dingin masuk sampai ke setiap sudut Membuat apa saja yang meringkuk agar tetap hangat, membeku Sepertinya badai tidak lagi terjadi di luar, tapi di dalam Bahkan airmata tak mampu mengisi kekosongan, segalanya menjadi lembab dan semakin rapuh Berubah menjadi seperti sebuah ruangan yang ‘pernah’ digunakan Kenangan y
    Read More
  • 23

    Apr

    kamu

    Kamu.. Ya, kamu! Kamu bisa ambil sepatu terbaik ku, itu sepatu kaca silahkan kamu pecahkan Kamu bisa lumuri gaun terbaik ku dengan lumpur, satu-satunya yang terbaik yang ku punya Kamu bisa rebut mutiara yang ada di jari dan telinga ku, yang ku selami dasar laut untuk mendapatkannya Kamu boleh ambil mahkota di kepala ku… bendera perang tak akan ku kibarkan. Tapi kamu.. Ya, kamu! Kamu tidak akan pernah mampu meredupkan cahaya emas jiwa ku. Dan aku… aku akan menerangi kamu.. Ya! kamu.
    Read More
  • 2

    Apr

    Hope

    Detik detik waktu berlalu pergi lukiskan semua kisah. Hembus angin bisikan kata indah hapuskan semua resah. Kuberjalan menyusuri pelangi sampai surya bersinar lagi. Ku ucapkan terima kasih Tuhan.. atas s’gala karunia Cinta. Bintang jatuh, dekap semua harap. Hingga datangnya hari, nanti… From: Dream, Hope&Faith Happy Good Friday :)
    Read More
  • 23

    Mar

    Senja

    Awan jingga gelap ku rasa didada Langit ku meresah.. sendu Bayang dirimu menjauh Biarkanlah cinta diam dalam nada, hingga… Hari ku berlalu bersama datangnya rindu, membawa semua mimpi ku Ku tau di hati selalu ada dirimu, temani sepi ku Bersama senja, menyimpan rasa ini sendiri… From: Dream, Hope&Faith
    Read More
  • 28

    Jan

    Dream Hope and Faith

    Berawal dari sebuah Mimpi… mimpi yang besar dari seorang gadis yang ‘kecil’. Harapan itu ada.. Jatuh dan bangkit, senyum dan airmata, jauh ataupun semakin jauh, Harapan itu tetap ada. semakin jauh semakin bermimpi, terlalu jauh- Harapan semakin tak mau jauh. Tak lupa berdoa dan terus melangkah.. karna talenta adalah untuk memberkati Cinta dan Cinta akan selalu ada.. Cinta memberikan keyakinan dan keyakinan akan Cinta tak akan sia sia.. ..it begins with Dream, it grows with Hope, it becomes true with Faith.. “bermimpilah yang besar, berdoa dan berusaha, jangan patah semangat, jangan pudar harapan mu, yakinlah Tuhan pasti buka jalan dan menyediakan yang baik bagi kita…” ketika aku bernyanyi untuk menyenangkan hati-NYA, ..dengan proses yang Tuhan i
    Read More
  • 8

    Jan

    sebentar lagi matahari terbit

    Bulan mencari tempat ternyaman, di dalam selimut awan dingin Bintang meredupkan sedikit-demi sedikit sinarnya.. Akan kah gelap?… Bagaimana dengan hari esok?… Ada apa di ujung jalan itu?… Mesin ku bergetar nggak karuan, banyak lubang tak terlihat. Roda ku nggak mau berhenti diperhentian manapun, remnya harus diperbaiki. Atap ku nggak tau tentang cuaca besok… Lampu ku hanya mampu menerangi apa yang ada di depan kaca… Meski begitu… , Aku ngga pernah lupa menyapa mimpi disetiap persimpangan. Harapan yang selalu terjaga oleh kesunyian fajar.. Jangan takut akan gelap Jangan khawatir akan hari esok … Sebentar lagi matahari terbit :)
    Read More
  • 10

    Sep

    angkasa ku

    Aku langit, yang merindukan angkasa masa lalu Bukan bulan pucat yang membuat hati ku biru hanya saja kekosongan mendung yang mendekap ini.. Aku memandang bintang-bintang mengagumkan yang cemerlang melalui kaca jendela.. hhh seandainya aku bisa melakukan apapun.. Sungguh aku berharap bisa memberikan keindahan yang ku lihat ini untuk mu, angkasa ku Dimana kamu, angkasa ku..? Aku mendengar rintik-rintik hujan yang jatuh dan terjatuh sampai ke dasar lembah Aku melihat bulan membiaskan cahaya kemilau hingga silau, namun masih pucat dan tetap pucat Tapi dimana kamu, angkasa ku..? nggak bisa berhenti memikirkan angkasa ku
    Read More
  • 31

    Aug

    ballerina

    Ballerina berdiri dibawah tiang gada-gada, di atas panggung sebuah ladang ungu. Beratapkan malam tak berbintang, dikelilingi kunang-kunang bercahaya remang. Para bangku taman duduk diam menanti Terlalu sunyi… namun hangat. Ballerina mulai mengayunkan langkahnya. . . Gerakannya bercerita sendu, matanya yang kelabu berbicara parau Para bangku taman duduk diam menyaksikan Ballerina berputar perlahan dengan sedih. . . Air mata yang jatuh merupakan dentingan piano Ballerina berlari kecil dengan tegar. . . Angin yang menggerakan gada-gada merupakan gesekan biola yang menyentuh hati Terlalu sunyi… namun hangat Ballerina menari tanpa lagu.. Dia menari dengan hati.. Terlalu sunyi… namun hangat Dia tetap menari. . . Para bangku taman duduk diam merasakan
    Read More
  • 12

    Aug

    hei...

    hei… Hangatkan kaki mu. Biarkan telapak lelah mu merasakan lembutnya rumput yang disinari mentari ramah, tanah lembap yang mengotori jemari kaki mu akan menggelitik setiap penat mu. Belai lah kening mu yang berkerut layu seperti buku lanjut usia… Rentangkan tangan mu perlahan. Hadiahi jiwa mu sebuah pelukan hangat, biarkan jemari tangan mu mengelus setiap sesak. Ada batu besar di pundakmu, letakkan di sebelah pohon rindang. Lepaskan saja juga kepala mu supaya lebih nyaman.. Duduklah sejenak di sebuah ayunan. Rasakan angin. Dengarkan sungai. Pandanglah langit Berayunlah sedekat mungkin dengan angkasa… hapus tetesan sedih, aku memikirkan mu
    Read More

Author

Search

Recent Post